Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbandingan Corel Draw dan Adobe Illustrator Sebagai Desain vector

CorelDRAW dan Adobe Illustrator merupakan dua software yang bisa digunakan untuk melakukan desain grafis dengan basis vektor. Saya sendiri adalah pengguna kedua software ini untuk melakukan pekerjaan pekerjaan saya terutama ketika  melakukan desain.

corel, corel draw, adobe, adobe illustrator, design, desain, vector, vektor, desain grafis,

Namun antara  CorelDRAW dan Adobe Illustrator memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam kesempatan ini saya akan melakukan sedikit perbandingan antara  CorelDRAW dan Adobe Illustrator. Bagi teman-teman yang ingin mempelajari lebih lanjut silakan menyimak artikel yang saya tulis berikut ini.

Fungsi CorelDraw dan Adobe Illustrator


Perlu teman-teman ketahui bahwa CorelDRAW dan Adobe Illustrator adalah 2 software yang bisa digunakan untuk melakukan desain grafis. Keduanya menggunakan basis yang sama yaitu vektor.  Baik CorelDRAW atau Illustrator ini bisa kita gunakan untuk berbagai kebutuhan misalnya untuk membuat desain konten sosial media, banner cetak, membuat poster, membuat desain karakter kartun dan sebagainya.

Yang membedakan antara CorelDRAW dan Adobe Illustrator yaitu CorelDRAW bisa digunakan lebih luas. Maksudnya adalah CorelDRAW tidak hanya bisa digunakan sebagai software untuk membuat gambar vektor namun juga bisa digunakan untuk membuat layout buku, yang itu bisa mewakili software yang lainnya seperti Adobe InDesign..

Sedangkan Adobe Illustrator banyak digunakan untuk membuat desain tertentu yang berdasarkan gambar vektor.  Dengan Adobe Illustrator teman-teman akan kesulitan untuk membuat layout buku,  atau juga beberapa fitur CorelDraw yang tidak ada di Illustrator.

Jadi kalau menurut saya sendiri sebagai pengguna CorelDRAW dan juga Adobe Illustrator, CorelDraw lebih lengkap dibandingkan Adobe Illustrator.

Saya sendiri menggunakan CorelDraw ini untuk membuat desain yang sifatnya Untuk cetak. Sedangkan untuk Adobe Illustrator saya menggunakan untuk berbagai desain yang saya gunakan untuk konten digital terutama digunakan untuk sosial media.

Namun tidak jarang saya juga menggunakan keduanya atau kombinasi antara CorelDRAW dan Adobe Illustrator. Kadang file Adobe Illustrator saya import ke CorelDRAW atau sebaliknya  Corel Draw saya import ke Adobe Illustrator.

Fitur yang dimiliki


Seperti yang saya jelaskan pada sebelumnya bahwa CorelDRAW memiliki fitur yang lebih banyak serta lebih lengkap dibandingkan dengan Adobe Illustrator. Hal ini yang menjadikan CorelDRAW lebih unggul secara fitur dibandingkan Adobe Illustrator.

CorelDraw memiliki fitur-fitur lain yang tidak dimiliki oleh Adobe Illustrator, misalnya fitur yang ada pada software Adobe indesign, dan juga beberapa software desain untuk menghasilkan gambar cetak yang selainnya.

Sehingga sangat wajar jika di Indonesia, CorelDRAW ini banyak digunakan di perusahaan digital printing sebagai salah satu software utama untuk menghasilkan desain cetak.

Adobe Illustrator memang memiliki fitur yang tidak sebanyak dimiliki oleh CorelDraw. Namun menurut saya fitur yang tersedia di Adobe Illustrator ini lebih fokus untuk menghasilkan  desain gambar vektor.   Dimana fitur-fitur yang ada pada Adobe Illustrator lebih memudahkan penggunanya dalam menghasilkan gambar yang bagus yang sesuai dengan kebutuhan industri desain saat ini.
 
Yang saya maksud dengan kebutuhan industri desain saat ini yaitu kebutuhan untuk penggunaan di sosial media intinya adalah membuat konten-konten atau desain yang akan dipublikasikan di media digital seperti smartphone dan sebagainya yang itu membutuhkan design yang menyesuaikan dengan user interface di gadget yang populer saat ini.

Bahkan jika teman-teman mengetahui bahwa desain yang dijual di Shutterstock atau juga freepik itu hampir semua atau mayoritas itu menggunakan Adobe Illustrator. Rata-rata desain yang dijual online ini memang tujuan penggunaannya untuk melakukan publikasi digital di social media.

Kemudahan penggunaan


Bagi seorang pemula mungkin menggunakan Adobe Illustrator akan kesulitan karena jika tidak terbiasa menggunakan software desain terutama yang berbasis vektor. Adobe ilustrator ini termasuk software yang sulit digunakan jika belum terbiasa.

Berbeda dengan CorelDraw yang mungkin sudah banyak dikenalkan sejak zaman masih sekolah, sehingga Corel Draw lebih banyak dikenal orang Indonesia  dibandingkan dengan Adobe Illustrator.

Jadi kalau menurut saya sendiri, awalnya memang tidak bisa menggunakan Adobe Illustrator. Saya memang awalnya menggunakan CorelDraw, sangat terbiasa menggunakan CorelDraw karena sangat mudah digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas desain.

Ketika saya sudah memahami penggunaan CorelDRAW kemudian saya menggunakan Adobe Illustrator. Sehingga tidak banyak kesulitan yang saya jumpai karena sudah terbiasa menggunakan CorelDraw dan di Adobe Illustrator. Saya tinggal menyesuaikan saja bagaimana membuat desain vektor yang bagus menggunakan adobe illustrator.

Saran dari saya jika teman-teman adalah pemula yang baru belajar desain grafis terutama yang menggunakan basis vector, maka teman-teman bisa menggunakan CorelDraw sebelum melangkah menggunakan Adobe Illustrator.

Performa di laptop atau PC


Lantas bagaimana pengaruh CorelDRAW dan Adobe Illustrator saat digunakan di laptop atau PC?
Jadi sebenarnya penggunaan software desain baik itu CorelDRAW Adobe Illustrator atau software desain yang selainnya itu tergantung pada versi  yang teman-teman gunakan.

Jika teman-teman menggunakan versi pertama atau versi yang sangat lama  mungkin teman-teman bisa menggunakan komputer atau laptop dengan spek yang minim.  Namun jika teman-teman menggunakan misalnya Corel Draw atau Adobe Illustrator terbaru, misalnya yang versi 2020 maka teman-teman minimal harus menggunakan komputer atau laptop  au dengan spek yang tinggi

Jika teman-teman menggunakan komputer atau laptop dengan spek standar bisa dipastikan untuk menjalankan 1 software CorelDRAW saja teman-teman harus memakan waktu yang lama untuk melakukan proses-proses desain gambar vektor

Baik CorelDRAW atau Adobe Illustrator mungkin tidak terlalu membuat komputer lemot saat digunakan untuk melakukan desain. Namun komputer atau laptop akan menjalankan proses yang tinggi saat melakukan penyimpanan misalnya dari proses editing kemudian di export menjadi gambar JPG atau bentuk yang selainnya.

Saya sendiri menggunakan laptop dengan RAM 16 GB  dan prosesor Intel Core i3 untuk menjalankan berbagai software desain. Yang perlu menjadi catatan dalam hal ini adalah saya tidak menjalankan software design saya secara bersamaan, atau bahkan tidak membuka tab yang banyak dalam satu software. Karena itu akan membuat proses melakukan desain menjadi lebih lama karena komputer yang saya gunakan termasuk yang spek biasa bukan spek tinggi khusus untuk desain.

Jika teman-teman memiliki anggaran lebih untuk membuat desain grafis atau menjalankan software desain, maka teman-teman bisa menggunakan komputer atau laptop dengan spek yang lebih tinggi. Maka teman-teman akan bisa leluasa dalam melakukan desain gambar baik itu vektor dan jenis yang lainnya.

Demikian informasi yang saya bagikan mengenai software desain vektor Coreldraw dan Adobe Illustrator. Jika teman-teman ada tambahan informasi atau  ada yang ingin ditanyakan silahkan disampaikan di kolom komentar.Semoga artikel yang saya tulis ini bermanfaat bagi teman-teman yang membaca hingga tuntas.

Posting Komentar untuk "Perbandingan Corel Draw dan Adobe Illustrator Sebagai Desain vector"