Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Panduan dasar berkebun sayuran organik untuk pemula

Berkebun organik adalah salah satu cara bercocok tanam tanpa menggunakan bahan-bahan seperti pupuk sintetis, pestisida kimia, dan sebagainya. Jika teman-teman ingin menanam sayuran organik secara efektif, maka perlu mengetahui dasar-dasar berkebun organik. Berikut adalah dasar-dasar berkebun sayur organik untuk pemula yang bisa teman-teman pelajari.

berkebun organik, berkebun, pertanian organik, sayuran organik, tanaman organik, pupuk organik,

Hal pertama yang perlu teman-teman ketahui adalah apa itu berkebun sayur organik? Berkebun organik hanyalah metode pertanian yang tidak menggunakan produk sintetis termasuk pupuk kimia dan pestisida. Singkatnya, teman-teman akan bekerja dengan alam untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan dari alam.

Jenis tanaman yang sesuai tanah dan iklim


Saat memilih sayuran yang tepat untuk ditanam, penting untuk mengetahui sayuran mana yang cocok untuk tanah dan iklim di lokasi kebun teman-teman. Jika kebun berada di daerah yang mengalami kekeringan, ini cocok menggunakan benih sayuran yang tidak menggunakan terlalu banyak air.
Media tanam harus subur

Sebelum menanam benih di tanah, pastikan tanahnya sudah siap dan kondisinya longgar atau tidak padat.

Agar tanah subur, teman-teman bisa menambahkan kompos, tepung tulang atau batuan fosfat dan pasir hijau ke tanah untuk menyediakan nitrogen, fosfor dan kalium. Jika tingkat pH tanah terlalu tinggi, tambahkan kapur atau belerang untuk menyesuaikan pH tanah.

Pupuk organik


Hal lain yang perlu dilakukan sebelum menanam benih adalah memasukkan benih ke dalam pupuk organik. Pupuk organik ini dapat menggunakan daun daur ulang, rumput, bubuk kopi, kulit telur, dan sisa dapur yang harus diproses sekitar sebulan sebelum penanaman dimulai.

Jarak antar tanaman


Setiap biji harus dipisahkan dengan jarak tertentu agar akarnya tidak saling berebut air. Di antara setiap sayuran, juga dapat menanam tanaman lain, karena ruang sempit akan mengurangi peluang pertumbuhan gulma.

Mengatasi hama tanaman


Hama adalah ancaman terbesar bagi kebun organik. Untuk mengendalikan hama, dapat menggunakan burung, katak, atau serangga lain sebagai predator hama. Teman-teman hanya perlu menciptakan lingkungan yang sempurna dengan memasang sangkar burung atau kolam kecil.  Setelah hewan-hewan tersebut menempati rumah buatan, mereka akan berpatroli di kebun dan menemukan makanannya, yaitu hama serangga tanaman.

Pestisida organik


Selain hewan untuk menangkal hama, ada juga pestisida organik yang bisa jadi solusi. Beberapa di antaranya hanya dapat membunuh satu atau dua jenis hama. Jadi, sebelum membeli pestisida organik, pastikan mengetahui hama apa yang bisa ditangani oleh pestisida organik ini.

Rotasi tanaman


Rotasi tanaman adalah cara terbaik untuk menjaga kesuburan tanah. Ini dilakukan setelah memanen sayuran organik, sehingga siap ditanam lagi. Untuk melakukan pekerjaan ini, perlu menanam di area yang sama dengan sayuran yang berbeda.

Demikian informasi tentang dasar berkebun sayuran organik yang bisa saya bagikan ke teman-teman. Jika ada informasi tambahan, bisa disampaikan juga di kolom komentar dibawah ini. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat bagi teman-teman yang membacanya hingga tuntas. 

Post a Comment for "Panduan dasar berkebun sayuran organik untuk pemula"