Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Channel Youtube Dismonetized, Iklan Tidak Tayang Di Video

Pada artikel kali ini saya membagikan pengalaman yang tidak enak, yaitu berkuranglah salah satu sumber pendapatan saya. Jadi pada tanggal 5 Juli 2019, pagi-pagi saya cek dashboard channel youtube saya dan ada notifikasi yang intinya bahwa youtube memutuskan channel saya tidak dapat dipasang iklan lagi.

Channel Youtube Dismonetized, Iklan Tidak Tayang Di Video


Saya tidak kaget, dan juga perasaan saya biasa saja menghadapi hal semacam ini. Karena ini bukan pengalaman saya yang pertama kali kena penalti baik channel youtube dan juga blog.

Bahkan sebelum ini mungkin 3 tahun yang lalu (2016), saya pernah mengalami kejadian yang lebih parah yaitu channel youtube saya yang secara subsciber dan juga revenue (pendapatan) sangat besar tiba-tiba dihapus oleh youtube / google. Padahal video yang saya buat juga kualitas dan memenuhi aturan youtube.

Sehngga 3 tahun lalu lebih parah dibandingkan pengalaman kali ini yang bisa dikatakan channel baru yang tumbang. Dimana subscriber dan revenue jauh dibawah yang tumbang tahun 2016 lalu.
Namun saya berpikir, bahwa ada kesamaan yang menjadi penyebab channel saya kena penalti youtube. Yaitu karena upload video dalam jumlah banyak, sehingga dianggap tidak pakai mikir oleh youtube. Kalau tanpa mikir jelasnya kurang memperhatikan kualitas video yang dihasilkan.

Memang benar, dalam penalti yang saya alami kali ini karena malamnya (6/7/2019) saya langsung upload lebih dari 10 video dalam satu waktu. Mikir saya sederhana sekali, yaitu mumpung ada koleksi video dalam jumlah banyak akhirnya saya upload.

Nah setelah upload, rencana saya akan menggunakan fitur posting terjadwal. Jadi misalnya saya punya 10 video, maka tiap video akan otomatis posting 2 hingga 3 hari sekali. Sehingga saya paling tidak punya stok video untuk 30 hari kedepan.  Dengan fitur posting terjadwal tersebut, saya tidak perlu repot-repot untuk posting tiap hari. Sehingga saya bisa fokus untuk menyiapkan video untuk di posting bulan berikutnya (agustus 2019).

Namun pada penalti kali ini, Youtube masih memberikan toleransi kepada saya. Berbeda dengan sebelumnya, channel saya langsung dihapus oleh youtube. Kali ini mereka masih membiarkan channel saya tetap aktif, hanya tidak bisa dipasang iklan sama sekali. Sehingga secara otomatis pendapatan saya dari youtube juga akan turun.

Selain membiarkan channel saya tetap aktif, youtube juga memberikan saya kesempatan untuk mengajukan ulang agar channel saya tetap bisa dipasang iklan. Pengajuannya bisa dimulai awal agustus 2019 (karena sistem iklan channel saya di nonaktifkan awal Juli 2019).

Yang pasti pengajuan ulang pemasangan iklan ini juga memerlukan persyaratan tertentu seperti mengikuti persyaratan youtube.

Yang menjadi evaluasi yaitu mungkin kualitas video yang harus ditingkatkan. Jadi yang selama ini saya fokus membuat video dalam jumlah banyak, jujur saja secara kaulitas saya juga kurang memikirkan kualitas video yang saya buat.

Semoga bagi teman-teman yang pernah mengalami hal yang sama, hal ini bisa menjadi evaluasi. Semoga tidak terulang untuk kesekian kali mendapatkan penalti dari youtube ataupun Google. 

Post a Comment for "Channel Youtube Dismonetized, Iklan Tidak Tayang Di Video"